8 Manfaat Sehat Jahe yang Perlu Anda Ketahui

Kamis, 28 Januari 2016 - 00:00:15 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Jahe merupakan salah satu tanaman yang layak dilabeli sebagai superfood. Tak hanya memberikan rasa khas di lidah, jahe juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Manfaat jahe bukan hanya menghangatkan badan ataupun mengurangi rasa mual. Jahe juga memiliki manfaat lain yang sudah dibuktikan penelitian, namun belum diketahui masyarakat luas.

Apa saja? Dirangkum detikHealth dari berbagai sumber berikut 8 manfaat sehat jahe yang mungkin belum pernah Anda baca:

1. Redakan rasa pegal

Rasa pegal akibat sehabis berolahraga bisa dihilangkan dengan jahe. Studi yang dilakukan pada tahun 2009 menyebut rasa pegal dan nyeri akibat peradangan otot bisa reda dengan mengonsumsi 2 gram jahe per hari.

2. Kurangi nyeri sendi

Radang sendi atau osteoarthritis bisa menyerang siapa saja. Dan penelitian menemukan rasa nyeri di sendi akibat osteoarthritis berkurang dengan mengoleskan campuran jahe, cinnamon, dan minyak wijen.

3. Turunkan gula darah

Kegunaan jahe untuk menurunkan gula darah ditemukan peneliti tahun 2015 lalu. Konsumsi 2 gram bubuk jahe per hari mengurangi kadar gula darah sebesar 12 persen.

4. Obati gangguan pencernaan

Gangguan pencernaan kronis (dyspepsia) bisa diobati dengan mengonsumsi 1,2 gram jahe sebelum makan. Jahe mempercepat proses pengosongan perut sebesar 50 persen dan mengurangi rasa nyeri yang timbul.

5. Hilangkan nyeri haid

Nyeri haid (dysmenorrhea) bisa diatasi dengan mengonsumsi 1 gram bubuk jahe pada tiga hari pertama menstruasi. Efek yang dihasilkan jahe sama seperti efek yang dihasilkan oleh obat asam mefenamic dan ibuprofen.

6. Kontrol kadar kolesterol

Kadar kolesterol jahat (LDL) sangat tergantung dari konsumsi makanan Anda. Dengan mengonsumsi 3 gram jahe per hari, kadar kolesterol bisa turun 12 persen dan mengurangi risiko serangan jantung hingga 42 persen.

7. Cegah Alzheimer

Konsumsi jahe tak hanya baik bagi sistem pencernaan saja. Kandungan antioksidan dan komponen bioaktif di jahe dapat mengurangi risiko menurunnya fungsi kognitif otak, yang secara tidak langsung mencegah terjadinya penyakit alzheimer.

8. Perangi infeksi

Peran gingerol dalam jahe tak hanya anti-inflamasi dan menghasilkan sensasi pedas. Gingerol terbukti mampu memerangi bakteri jahat yang menyebabkan gingivitis dan periodontitis. [detik]