Waspada! Gafatar Diduga Rekrut Anggota dan Makan Korban

Selasa, 12 Januari 2016 - 00:00:17 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Laporan orang hilang yang diduga bergabung dengan Ormas Gafatar yang merekrut anggotanya untuk dibawa ke Suriah. Kali ini dua orang di Purbalingga ada seorang dokter dan juga seorang PNS yang dilaporkan hilang dan diduga bergabung dengan Gafatar.

Sebelumnya, dua PNS di Kabupaten Purbalingga, yakni Widodo Panca Nugraha dan Praptono Adi yang diduga ikut dalam organisasi masyarakat (ormas) Gafatar. Lalu, Iskandar Sobri (35) yang sebelum menghilang menjadi Dosen Farmasi di Unsoed Purwokerto diduga pergi menuju Suriah bersama keluarganya.

Kali ini seorang dokter yang sebelumnya pernah bekerja di PMI Purbalingga juga dikabarkan menghilang. Dokter itu bernama Sularso.

Seorang tetangga dr Sularso di Perum Abdi Negara Purbalingga yang tidak ingin menyebutkan namanya, mengatakan jika seluruh anggota keluarga tersebut sudah meninggalkan rumah sekitar dua bulan yang lalu.

"Mereka pergi terkesan mendadak, bahkan isi barang rumahnya dijual murah ke para tetangga. Katanya mau pindah ke Kalimantan," katanya kepada wartawan, Selasa (12/1/16).

Berdasarkan informasi yang didapat, ada satu PNS di lingkungan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Purbalingga Fajar Nur Hidayat yang juga sudah menghilang sejak beberapa minggu lalu. Bahkan saat wartawan mendatangi kantor BPN untuk meminta keterangan, didapatkan informasi jika Fajar sudah tidak lagi masuk kerja.

"Dia tidak masuk kerja sejak pertengahan Desember lalu tanpa kabar dan pemberitahuan," kata pegawai BPN yang juga tidak ingin disebutkan namanya.

Menurut Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol Linmas) Purbalingga, Satya Giri Podo mengatakan jika sudah mendapatkan informasi mengenai dokter dan keluarganya yang juga menghilang tanpa diketahui keberadaannya.

"Bahkan, dalam beberapa waktu terakhir ada seorang dokter bernama Sularso bersama keluarganya juga menghilang. Mereka adalah warga Perumahan Bojanegara, Kecamatan Padamara. Namun, saat sekarang belum diketahui apakah ikut organisasi tertentu atau tidak," jelasnya.

Tambah Giri, semua itu baru indikasi, sehingga belum dapat dipastikan. Pihaknya masih terus melakukan pemantauan dan penelusuran termasuk informasi PNS dilingkungan BPN Purbalingga. [**dtc]