Erupsi Bromo, Penerbangan Malang-Jakarta Dibatalkan

Jumat, 11 Desember 2015 - 00:00:10 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Bandara Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, ditutup total. Penyebabnya karena adanya erupsi gunung Bromo. Peristiwa ini menyebabkan enam maskapai udara yang menyediakan penerbangan dari Malang kalang kabut.

Mereka rata-rata melakukan tiga kebijakan untuk mengganti kerugian yang dialami penumpang, antara lain divert atau pengalihan penerbangan lewat Jakarta, refund atau pengembalian tiket dan reschedule atau penjadwalan penerbangan ulang untuk Sabtu, (12/12/15).

Manajer Distrik Sriwijaya Air Malang, Yusri Hamzah mengatakan, pihaknya memberlakukan tiga kebijakan berbeda pada penumpang yang berangkat hari ini.
Menurutnya, penumpang pesawat pagi dinyatakan cancel karena larangan terbang berlaku sejak pukul 09.30 WIB.
"Penumpang bisa refund dan rebooked," ucap Yusri. 

Sejumlah penumpang di penerbangan ke dua dan ketiga mengalami divert atau pengalihan penerbangan ke Juanda. Sriwijaya menyediakan bus untuk mengangkut penumpang dari Malang ke Surabaya dan sebaliknya.

Maskapai lain, Garuda Indonesia juga menerapkan hal serupa. Petugas Customer Service di Bandara Abdulrachman Saleh, Tri Zainuhari menyebut, tak bisa mengangkut semua penumpang ke Juanda karena penerbangan di Juanda telah penuh, "Yang tak bisa divert bisa refund untuk besok," katanya.

Namun jika notam penutupan bandara diperpanjang, Tri menyebut maskapai telah menyediakan penerbangan ekstra dari Juanda.
"Kalau ternyata besok masih ditutup ada pesawat yang sudah dikosongkan di Juanda," ucapnya.

Viva beritakan, Terdapat lima maskapai yang beroperasi di Bandara Abdulrachman Saleh Malang, antara lain Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Citilink, Batik Air, dengan rute Malang-Jakarta dan Wings Air dengan rute Malang-Bali.

Bandara ditutup selama 24 jam sejak Jumat, 11 Desember 2015, pukul 09.30 hingga Sabtu, 12 Desember 2015, pukul 09.30 WIB.[vva]