Inilah Sosok Ceci, Sang Wanita Penenun Yang Ada di Uang Kertas Rp 5.000

Selasa, 09 Juni 2015 - 00:00:03 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Kelak ketika kamu berada di tanggal-tanggal tua alias sudah menyentuh tanggal 20 ke atas, kamu akan begitu akrab dengan uang ini. Yap, bukan lembaran merah Rp 100.000 atau lembaran biru Rp 50.000, melainkan lembaran berwarna cokelat Rp 5.000. Uang kertas pecahan Rp 5.000 ini bakal jadi sahabat setiamu ketika membeli sebungkus mie instan.

Namun, meskipun kamu begitu bahagia melihat lembaran Rp 5.000 ini, apakah kamu pernah bertanya-tanya, siapakah gerangan perempuan di uang ini? Coba kamu ambil uang kertas Rp 5.000 di dompetmu, ada sosok perempuan pengrajin tenun Pandai Sikek di sana kan? Sekarang terungkap lho siapa sosok tersebut.

Jika salah satu sisinya adalah sosok Pahlawan Nasional asal Sumatera Barat, Tuanku Imam Bondjol, maka ternyata sisi lain dari uang Rp 5.000 itu bukanlah pahlawan. Dia adalah Natasha Annestessya yang kerap disebut dengan nama Ceci. Dilansir Brilio, terungkap bahwa Ceci adalah gadis yang berhasil menyingkirkan seratus kontestan lain untuk jadi model penenun Pandai Sikek seperti dilansir dari kapanlagiplus.

Saat mengikuti kontes yang diadakan Perusahaan Umum Percetakan Uang RI (PERURI), Ceci masih berusia 17 tahun dan merupakan mahasiswi semester tiga Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia (UI). Dikenal sebagai perempuan yang cerdas dan berbakat, Ceci kini sudah berkeluarga dan tinggal di California, Amerika Serikat. Kini, Ceci sudah berusia 33 tahun.

Dalam sebuah wawancara media dua tahun silam dengan ibu Ceci, Anna Tuturaima, terungkap bahwa selama kontes model uang kertas itu, Ceci juga banyak ditanya-tanya. Anna yang merupakan pensiunan pemandu wisata anjungan Sumatera Barat di TMII itu banyak bercerita soal anak sulungnya yang kini ada di negeri orang.

"Dulu ibu paling bayar Rp 400 ribu untuk bayar uang kuliahnya, sisanya dia yang nanggung. Ceci nggak pernah nyusahin saya, dia tahu saya cuma pegawai negeri kecil. Ceci sudah nikah pas usia 25 tahun dengan David, pria keturunan Amerika. Dia nggak bisa kembali ke Indonesia karena penyakitnya yang nggak memperbolehkan naik pesawat lebih dari 5 jam," kisah Anna.[kplplus]