Dir Pol Satwa Mabes Polri, Sanjung Simulasi Gabungan

Rabu, 08 April 2015 - 00:00:12 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Ratusan massa pengunjujrasa terlibat bentrok dengan aparat kepolisian Resort Lombok Tengah NTB. Dua orang terkena tembakan, dan tiga orang terluka parah akibat pukulan satuan Brimob yang ikut di siagakan mengamankan jalannya aksi unjukrasa. 

Kondisi ini terjadi ketika simulasi gabungan pengamanan Pilkada di Lombok Tengah yang berlangsung Rabu (8/4/15) kemarin di lapangan umum Praya. Selain pasukan bersenjata tiga ekor anjing pelacak juga di turunkan ikut melakukan simulasi yang di hadiri oleh Dirpolsatwa Mabes Polri di dampingi Kapolda NTB, Sriyono. Kapolres Lombok Tengah Nurodin, yang juga di saksikan oleh wakil Bupati Loteng HL Norman Suzana, dan ketua DPRD Lombok Tengah H. Fuaddi.

Dirpolsatwa Mabes Polri,   Lucu Aliransyah  dalam arahanya mengaku bangga terhadap kinerja sejumlah pasukan pengendali massa yang di miliki oleh Polres Lombok Tengah. Hal ini di karenakan kekompakan personil ketika melakukan simulasi. Kekompakan dan kegigiha prajurit dalam simulasi mencerminkan sikap siaga personil apabila sewaktu - waktu terjadi hal yang tidak di harapkan di tengah masyarakat. 

"Simulasi ini cermin kegigihan anggota dalam menjalani tugas kesehariannya, dan ini sulit ditemukan,"katanya.

Sementara itu Kapolda NTB. Sriyono mengaku seneng melihat simulasi yang di lakukan oleh anggotanya, namun kedepan ia berharap harus lebih baik dari simulasi kali ini, selain itu ia berpesan sekecil apapun aksi unjukrasa harus mendapat mengamanan yang maksimal untuk memperkecil terjadinya benturan antara massa pengunjukrasa dengan pihak Kepolisian. 

"Peran dari tim humanis harus di tingkatkan agar tidak terjadi bentrok" singkatnya. [ls]