Pasar iPad Rontokan Penjualan Tablet PC

Rabu, 02 November 2011 - 22:16:38 WIB
Share Tweet Google +

Meski mencatat peningkatan penjualan hingga 20 persen selama tiga bulan terakhir, pangsa pasar iPad di industri tablet PC global menurun seiring kian sengitnya persaingan dengan Android.

Saat mengumumkan pencapaian mereka di kuartal terakhir pada awal pekan lalu, Apple menyatakan bahwa penjualan iPad mereka di kuartal terakhir naik menjadi 11,12 juta unit. Di kuartal sebelumnya, mereka hanya sukses memasarkan 9,2 juta unit.

Sayangnya, kabar gembira itu terganggu oleh laporan lembaga riset Strategy Analytics pada akhir pekan ini yang menunjukkan pangsa pasar iPad secara global, yang tadinya menguasai 96 persen, kini anjlok menjadi 67 persen. Tablet Android sendiri naik menjadi 27 persen.

“Tampak jelas bahwa iPad mengalami penurunan pertumbuhan,” kata Tom Mainelli, analis dari lembaga riset IDC, seperti diberitakan PCWorld, 22 Oktober 2011.

Salah satu alasannya, kata Mainelli, banyak pengguna yang siap menghamburkan US$500 untuk membeli iPad, seperti pengguna dari kawasan Amerika Serikat, kini telah memilikinya. Dan mereka kini mulai bergerak dalam siklus pembelian perangkat pengganti.

Jika Apple ingin mempertahankan tingkat penjualan iPad, mereka harus menarik pengguna mainstream. Bagi kalangan ini, tablet PC seharga US$500 (sekitar Rp4,45 juta) masih dianggap terlalu mahal. Belum lagi jika Kindle Fire, tablet PC Amazon hadir di kisaran harga US$199 (sekitar Rp1,76 juta).

Mainelli menyebutkan, jika Apple ingin bersaing, mereka perlu menghadirkan tablet PC di harga yang lebih rendah. Namun bukan berarti mereka perlu meluncurkan iPad 7 inci, seperti yang disarankan oleh sejumlah pengamat. “Apple cukup menggunakan strategi iPhone,” ucapnya.

Dengan strategi iPhone, kata Mainelli, Apple bisa menurunkan harga iPad 2 16GB Wi-Fi only mereka yang dijual seharga US$499 menjadi US$399 atau di bawahnya, sesaat setelah mereka memasarkan iPad 3 di harga US$499 atau lebih.

“iPad yang lebih murah akan memperbesar pangsa pasar total Apple dan akan mempersulit para kompetitor mereka yang tengah khawatir dengan hadirnya produk Amazon di harga US$199 tersebut,” tambahnya.**