Bupati Achmad Ingatkan Pegawai untuk Laksanakan Kegiatan Keagamaan

Ahad, 08 Maret 2015 - 00:00:19 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Bupati Rokan Hulu (Rohul) secara tegas mengingatkan, agar seluruh pegawai di jajaran Pemkab Rohul, baik pejabat Eselon II, III dan IV termasuk tenaga honorer dan Pegawai Negeri Sipil (PNS), tetap melaksanakan kegiatan kegaamaan yang sudah diprogramkan Pemkab Rohul.

Hal itu disampaikan Bupati Rohul, Drs H Achmad M.Si, Minggu (8/3/15), dan dirinya berharap kegiatan keagamaan tetap dilaksanakan seluruh pegawai, dikala dirinya termasuk pejabat tinggi, tidak berada di Rohul atau tengah dinas luar (DL).

"Karena, kegiatan keagamaan yang sudah ditetapkan selama ini, sudah diprogramkan Pemkab Rohul. Mau tidak mau, suka tidak suka, itu harus dijalankan. Apalagi program keagamaan yang kita jalankan, untuk memberikan pembinaan mental dan spiritual seluruh pegawai yang ada," kata Bupati Achmad.

Bupati Achmad berharap, melalui program keagamaan yang diterapkannya, bukan hanya sebagai bentuk pembinaan mental dan spiritual seluruh aparatur di pemrintah Kabupaten Rihul, namun pembinaan keagamaan juga merupakan tanggungjawab dirinya sebagai kepala pemerintahan.

"Ibarat rumah tangga, saya merupakan kepala keluarga dan saya wajib memberikan pembinaan, mengayomi, juga berikan pengajaran agama kepada seluruh aparatur yang saya bina. Karena, nantinya di akhirat semua akan dipertanggung-jawabkan diri saya di hadapan Allah SWT," sebut Bupati.

Malahan, Bupati Achmad saat pertama kali terpilih sebagai Bupati Rohul pernah menyatakan, pembinaan agama kepada seluruh aparturnya, sebagai bentuk pertanggungjawbannya memberikan pembinaan agar nantinya seluruh aaraturnya termasuk dirinya, bisa mendapatkan kenbahagian dunia akhirat.

"Melalui konsep bahagia dunia dan akhirat itulah, maka pembinaan secara mental aparatur kita lakukan baik bentuk disiplin, dan sebagainya kita lakukan, agar nantinya tidak terjebak permasalahan hukum dunia. Namun, untuk bekal akhirat, kita juga lakukan pembinaan spiritual melalui keagamaan, sehingga aparatur kita selamat nantinya di akhirat," jelasnya.

Walaupun pembinaan kegamaan dan kebijakan yang dilakukan ada yang pro dan kontra, namun Bupati Achmad yakin, apa yang dilakukannya semata untuk kebaikan seluruh aparaturnya.

"Tidak mungkin saya jerumuskan mereka kearah yang tidak baik. Kemudian, yang juga harus diketahui, apa yang dilakukan oleh seluruh apa yang dikerjakan seluruh apartur terkait program keagamaan, saya juga melaksnakannya. Artinya, ini semua dilaksanakan secara bersama-sama demi untuk kebaikan bersama juga," terang Bupati lagi. [Adv-Humas]