Analisis PPATK 2014, 26 Bupati Punya Rekening Rp1 Triliun

Rabu, 31 Desember 2014 - 00:00:12 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Dari hasil analisis dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK),  terindikasi sebanyak 54 rekening gendut milik kepala daerah terjadi transaksi yang melibatkan keluarga. Data keuangan tercatat berdasarkan hasil penelusuran informasi keuangan PPATK selama 2014.

Demikian disampaikan Kepala PPATK Muhammad Yusuf, kepada wartawan Selasa (30/12/14) di Jakarta. Hasil analisis PPATK sebanyak 26 bupati/kepala daerah memiliki nilai rekening lebih dari Rp 1 triliun dan 12 gubernur dengan kepemilikan duit di atas Rp 100 miliar. 

"Jumlah uang tidak sesuai dengan gaji yang mereka. Ini mencurigakan," kata Muhammas Yusuf.

Menurutnya, modus penyamaran data keuangan yang dilakukan oleh tiap kepala daerah terbilang sangat berbeda-beda. Masing-masing dari mereka memiliki cara untuk menutupi data keuangannya.

"Sebagai contoh, ada kepala daerah yang menyamarkan data keuangannya di balik perusahaan miliknya yang bergerak di bidang pertanian. Aliran keluar-masuk uang ke perusahaan tersebut tentu mencurigakan, 

Setelah ditelusuri, ternyata perusahaan fiktif karena uang yang masuk ke rekening itu didapat dari jatah proyek-proyek yang ada di lingkungan bupati tersebut. 

Tambah Yusuf, modus penyamaran rekening kepala daerah juga turut melibatkan keluarga. Tercatat ada satu istri gubernur dan seorang anak bupati yang kedapatan memiliki transaksi keuangan mencurigakan. Jika terdiri dari gubernur, bupati, dan BUMD yang kedapatan memiliki transaksi keuangan mencurigakan. [din-rtc]