Dua Rampok Penyebab Polisi Tertembak Masuk Komplotan EP

Rabu, 12 November 2014 - 00:00:16 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Dua orang yang ditangkap dalam penyergapan Minggu sore, Edo (27) dan Doni (29), menyebut Arkardinata alias Diki alias Edi Palembang alias Dina tenar di kampung halamannya, Nagari Kacang, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Di sana ia lebih dikenal dengan nama Dina.

Edo dan Doni tahu sepak terjang Edi Palembang karena mereka berasal dari kampung yag sama. "Saya diajak ke Pekanbaru bersama dengan Doni. Saya ikut karena Bang Dina menyebutkan akan membantu melunasi utang-utang saya," ungkap Edo yang kini ditahan di Markas Polresta Pekanbaru.

Keduanya kebetulan tengah dibelit utang. Edo mengaku berutang Rp 8 juta, sedangkan Doni mengaku memiliki tanggungan utang Rp 18 juta. Di mata keduanya, Edi Palembang sosok orang yang suka membantu. 

Menurut Doni, Edi suka membantu warga yang kesulitan, memberi uang atau beras. 

"Dari mana uangnya saya tidak tahu," ucapnya.

Karena desakan utang yang harus dilunasi, baik Edo dan Doni yang awalnya bekerja sebagai penjual buah, tertarik ikut dengan Edi. Tidak banyak yang disampaikan Edi kepada mereka berdua. Hanya saja, Edi berjanji akan membantu melunasi utang-utang mereka.

Mereka berempat berangkat dari Solok menuju Pekanbaru pada hari Sabtu (8/11/14) siang dengan menggunakan mobil Toyota Avanza yang dirental. Mereka tiba di Pekanbaru pada Minggu dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB. 

"Sampai di Pekanbaru, kami hanya mutar-mutar saja di atas mobil menunggu siang," terang Edo

Menurutnya, saat itu ia sama sekali tidak menyadari akan diajak merampok. Hal itu baru diketahuinya setelah sampai di Pekanbaru. 

"Saya tahu setelah Bang Dina menelepon temannya. Katanya akan merampok," kata Edo. [hr]