PT. KAT Pecat Karyawan secara Sepihak

Senin, 13 Oktober 2014 - 00:00:16 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Alis Suprio (39) warga Desa Klesa Kecamatan Seberida, Inhu mengaku dirinya korban PHK sepihak sebagai karyawan perawatan di PT. Kencana Amal Tani (PT.KAT). Pemecatan itu menurut Alis tanpa diketahui alasanya.

Demikian disampaikan Alis Suprio kepada wartawan, Senin (13/10). Surat pemecatan dikeluarkan Hasmi Hendriyono selaku estate meneger PT.KAT tanpa diketahui alasan pemecatan tersebut. "Yang jelas tak diperbolehkan lagi bekerja di areal tersebut," ujarnya.

Menurutnya lagi,  surat No.1/KAT SBD-I/DIV V/2014 tertanggal 28 Juni Tahun 2014, dimana perusahaan menganggap dirinya telah mengundurkan diri dari perusahaan. Padahal surat itu dibuat dan diberikan secara mendadak. Kasusnya telah dilaporkan ke Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kab Inhu, namun belum membuahkan hasil.

Kepala Dinsosnakertrans Kab Inhu, Kuwat Widiyanto melalui Kasi yang membidangi Perselisihan Sengketa Kerja, Sutrisno membenarkan adanya laporan korban yang di PHK managemen PT.KAT.

“Benar laporan telah diterima langsung dari Alis Suprio yang korban PHK, dan dokumen laporan sudah masuk. Akan tetapi masih tahap dalam proses mediasi terlebih dahulu dengan melakukan pemanggilan kepada pihaknya PT.KAT untuk mengklarifikasi dari pengaduan tersebut," katanya.

Masih menurut Sutrisno, dalam waktu dekat pihaknya akan lakukan pemanggilan kepada pihak Estate Manager PT.KAT, sejauhmana kebenaran laporkan pelapor. Dalam hal ini Disnakertrans Inhu akan memfasilitasi untuk memediasi.

Tambah Sutrisno lagi, korban sudah bekerja berkisar dua tahun lamanya, korban mengadu karena PHK tanpa ada jasa kerja yang diterima korban. "Bila itu benar, tanpa melakukan kesalahan yang fatal, PT. KAT tetap harus mengeluarkan kewajibannya sesuai yang diatur dalam UU Ketenagakerjaan," ungkapnya. [set]