Ini Penyebab Fenomena Deja Vu Dari Otak


Ini Penyebab Fenomena Deja Vu Dari Otak
19 Agustus 2016

Metroterkini.com - Fenomena Deja Vu selalu menjadi misteri para ilmuwan dalam beberapa tahun terakhir. Kini, penyebab utama dari fenomena ini tampaknya mulai terungkap. Para ilmuwan dari Universitas ST Andrews menjelaskan bahwa fenonema ini hanya usaha otak untuk memeriksa apakah ingatan dari manusia berjalan dengan baik. 

Profesor Akira O'Connor menggunakan pemindai MRI (Magnetic Resonance Imaging) untuk memindai otak dari 21 relawan. Sebelumnya, para relawan tersebut telah menjalankan prosedur untuk memicu perasaan deja vu. "Apa yang membuatnya menarik adalah tes ini menghasilkan gambaran nyata tentang fenomena ini. 

Hal ini merupakan terobosan dalam ilmu pengetahuan, dan hasilnya juga cukup rapi," ungkapnya, Demikian seperti dikutip dari okezone, Jum'at (18/8/16). Hasil tes menunjukan, deja vu disebabkan oleh bagian frontal dari otak yang memeriksa kenangan seseorang. 

Selanjutnya, bagian tersebut akan mengirim sinyal jika terdapat kesalahan memori di otak. "Wilayah otak yang berhubungan dengan konflik memori, tampaknya memicu pengalaman deja vu pada seseorang," tutupnya. Sebelumnya dipercaya bahwa deja vu disebabkan oleh otak yang membuat kenangan palsu, sehingga terlihat bahwa kenangan tersebut pernah dialami. [okz]


Kunjungi Juga Versi Mobile di m.metroterkini.com


loading...
IKLAN ANDA INDEX
Berita Terkait INDEX
loading...
comments powered by Disqus
Penerbit PT Metro Gemilang Mediatama Website www.metroterkini.com NPWP: 71.890.640.7-216.000 Telepon : 085265681110 Bank : Bank Riau Kepri No Rek. Giro : 144-08-00268 an PT Metro Gemilang Mediatama Pertama Online: 10-10-2010 Pimpinan Umum/Redaksi : Nasruddin H Syahri Direktur Utama : Samsul Bahri Pimpinan Perusahaan: Pangestu Utomo Sekretaris Redaksi : Enalita, S.Kom Redaktur Kompartemen I: Rudi Redaktur Kompertemen II: Basyar Redaktur Kompartemen III: Enna Ombusmen : Kasdi Albasyiri, Tun Akhyar Penasehat Hukum : Yuherwan Lebonk, SH Tim Liputan Pekanbaru : Patrison, Tomo, Syamsul, Kampar : Ali Halawa, Rohil: Sunggul Manulang, Mustar M, Rohul: Sudirman, Bengkalis : Rudi PP, Meranti : Dicari, Siak: Darwis, Kuasing : Fauzi, Pelalawan : Basya, Juansyah Butarbutar, Nahar Efendi, Inhu : Setia Tampubolon, Inhil : Loly, Dumai : Eddy Liputan Nasional Kontributor Jakarta : Syahnoer, Jawa Timur: Much. Nurcholis [Ponorogo], Jambi : Inro Kisinger, Bengkulu : Dicari, Lampung: Dicari, Padang : Kartari, Syamsul, NTB : Lalu Sibawaeh, Pesisir Selatan : Folo FF, Sulawesi : Andi Hakim, Kalimantan : Rima Rachmawan, Bali : Made Ningsih, Riko, Bangka Belitung : Muchlis, Sumut : Hidayat, Medan : Dedi Tambun, Tebingtinggi : Alex Siahan, Siantar : Judika, Kepri : Edy Gunawan, Tanjung Pinang : Luhut, Solo : Marsono, Bandung : Ramlan. Kontributor Luar Negeri Thailand : Syarah Pink, Hongkong : Lian Sing, Timur Tengah : Ali Anafiah, Singapura : Madar Koto Wartawan/kontributor www.metroterkini.com dilengkapi surat keterangan dan ID Card dan namanya tercantun di box redaksi. Jika ada yang mengaku wartawan tanpa ID Card dan surat tugas dari redaksi silakan hubungan hotline: 085265681110