Ini Alasan Tren Batu Akik Terjun Bebas


Ini Alasan Tren Batu Akik Terjun Bebas
19 Februari 2016

Metroterkini.com - Beberapa tahun belakangan, setelah sempat 'meledak' dipasaran, batu akik mulai mengalami penurunan pamor dan peminat. Pasalnya, berbagai sumber mengatakan bahwa para penjual sudah mulai mengobral murah batu akinya dan berganti usaha setelah menjual mesin-mesin untuk memoles batu tersebut.

Ini beberapa penyebab turunya tren batu akik di mata para penggemar dan masyarakat,

1. Daya Beli 
Menurut berbagai sumber, daya beli masyarakat yang melemah menjadi penyebab menurunya tren batu akik. Semakin melambungnya harga batu akik tidak sepadan dengan pendapatan masyarakat di Indonesia sehingga peminatnya mulai mengalami penurunan yang cukup drastis.

2. Harga Tidak Masuk Akal
Penurunan tren batu akik ini juga dikarenakan harganya yang variatif, tetapi sulit diterima oleh akal sehat. Beberapa batu akik memiliki harga yang melebihi emas dan masyarakat mulai sadar bahwa batu tersebut tidak memiliki nilai jual dan investasi.

3. Tren Batu Akik seperti Fesyen
Menurut berbagai sumber, turunnya permintaan batu akik juga dikarenakan perkembangan fesyen yang semakin dinamis. Naiknya tren batu akik di Indonesia juga dibarengi dengan naiknya tren fesyen batu akik yang menyebabkan harganya melambung tinggi. [**]


Kunjungi Juga Versi Mobile di m.metroterkini.com


loading...
IKLAN ANDA INDEX
Berita Terkait INDEX
loading...
comments powered by Disqus
Penerbit PT Metro Gemilang Mediatama Website www.metroterkini.com NPWP: 71.890.640.7-216.000 Telepon : 085265681110 Bank : Bank Riau Kepri No Rek. Giro : 144-08-00268 an PT Metro Gemilang Mediatama Pertama Online: 10-10-2010 Pimpinan Umum/Redaksi : Nasruddin H Syahri Direktur Utama : Samsul Bahri Pimpinan Perusahaan: Pangestu Utomo Sekretaris Redaksi : Enalita, S.Kom Redaktur Kompartemen I: Rudi Redaktur Kompertemen II: Basyar Redaktur Kompartemen III: Enna Ombusmen : Kasdi Albasyiri, Tun Akhyar Penasehat Hukum : Yuherwan Lebonk, SH Tim Liputan Pekanbaru : Patrison, Tomo, Syamsul, Kampar : Ali Halawa, Rohil: Sunggul Manulang, Mustar M, Rohul: Sudirman, Bengkalis : Rudi PP, Meranti : Dicari, Siak: Darwis, Kuasing : Fauzi, Pelalawan : Basya, Juansyah Butarbutar, Nahar Efendi, Inhu : Setia Tampubolon, Inhil : Loly, Dumai : Eddy Liputan Nasional Kontributor Jakarta : Syahnoer, Jawa Timur: Much. Nurcholis [Ponorogo], Jambi : Inro Kisinger, Bengkulu : Dicari, Lampung: Dicari, Padang : Kartari, Syamsul, NTB : Lalu Sibawaeh, Pesisir Selatan : Folo FF, Sulawesi : Andi Hakim, Kalimantan : Rima Rachmawan, Bali : Made Ningsih, Riko, Bangka Belitung : Muchlis, Sumut : Hidayat, Medan : Dedi Tambun, Tebingtinggi : Alex Siahan, Siantar : Judika, Kepri : Edy Gunawan, Tanjung Pinang : Luhut, Solo : Marsono, Bandung : Ramlan. Kontributor Luar Negeri Thailand : Syarah Pink, Hongkong : Lian Sing, Timur Tengah : Ali Anafiah, Singapura : Madar Koto Wartawan/kontributor www.metroterkini.com dilengkapi surat keterangan dan ID Card dan namanya tercantun di box redaksi. Jika ada yang mengaku wartawan tanpa ID Card dan surat tugas dari redaksi silakan hubungan hotline: 085265681110