Batu Akik Akan Kembali Membooming, Black Opal Masih Diburu


Batu Akik Akan Kembali Membooming, Black Opal Masih Diburu
15 Januari 2016

Metroterkini.com - Tren Batu Akik Akan Kembali Membooming Disetiap masa selalu ada saja trennya.

Walau kini booming batu akik di Indonesia belakangan memang mulai meredup. Menurut Fajar, sebenarnya bukan karena trennya telah usai, melainkan daya beli yang menurun.

Namun jangan khawatir, karena tren batu akik akan kembali membooming seperti yang terjadi baru-baru ini. Berikut lima alasan yang menjadi dasar argumentasi tersebut:

1. Setiap tren yang berkaitan dengan gaya hidup, atau life style akan selalu berulang. Misalkan tren pakaian, gaya rambut, dan aksesoris, termasuk batu akik. Sejarah membuktikan itu.

2. Ketika daya beli meningkat, maka disitulah tren akan kembali membuming. Sekarang orang masih memikirikan untuk membeli beras.

3. Banyak orang yang telah memiliki batu akik. Sedangkan di sisi lain, batu akik memiliki daya tahan yang tinggi. Sehingga orang belum lagi membeli, karena batunya belum rusak.

4. Ketika ada seseorang yang terkenal, di dunia, mauipun di Indonesia, yang menjadi panutan atau banyak pengikutnya, kembali mengenakan batu akik tertentu, maka ketika itulah tren batu akan kembali memuncak.

5. Sejarah membuktikan, bahwa batu akik, adalah tren zaman dahulu sampai sekarang. Dan tidak akan pernah hilang. Trennya berlangsung ribuan tahun silam, hingga masuk imperium persia, Romawi, dan sampai saat ini.

Seperti Jenis Batu Akik Black Opal Kalimantan menjadi salah satu jenis batu mulia yang sejak zaman dahulu paling diminati dan cukup populer dikalangan masyarakat hingga awal tahun 2016 tahun ini masih banyak yang memburu batu ini.

Hal tersebut karena jenis Batu Akik Black Opal Kalimantan ini memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri, sehingga membuat yang si pemakai terlihat sangat cantik dan menarik. Batu Akik Black Opal Kalimantan ini sangat cocok untuk dijadikan aksesoris dan perhiasan sebagai penunjang penampilan anda sehari-hari.

Secara umum Batu Black Opal Kalimantan terlihat berwarna hitam solid dan punya tingkat kekerasan yang tinggi atau bisa dibilang sudah porselin, namun anehnya serat batu tidak terlihat jelas dan titik silver banyak terdapat di permukaan serta didalam batu tersebut.

Jika anda meiliki bahan batu black opal Kalimantan,  coba perhatikan dengan seksama apakah termasuk dari ciri batu asal pulau Kalimantan atau propinsi Banten. Hal ini yang menyebabkan para pecinta batu tersebut kadang susah merawatnya karena tidak sesuai dengan iklim asli bahan batu berada.

Kembang jarong dari batu black opal asal kalimantan ini tak kalah indah dan cantik dibandingkan dengan batu black opal dari Banten, warna jarong yang berputar serta banyak, menjadi andalan dari batu black opal asal pulau Kalimantan ini. [psb]

 


Kunjungi Juga Versi Mobile di m.metroterkini.com


loading...
IKLAN ANDA INDEX
Berita Terkait INDEX
loading...
comments powered by Disqus
Penerbit PT Metro Gemilang Mediatama Website www.metroterkini.com NPWP: 71.890.640.7-216.000 Telepon : 085265681110 Bank : Bank Riau Kepri No Rek. Giro : 144-08-00268 an PT Metro Gemilang Mediatama Pertama Online: 10-10-2010 Pimpinan Umum/Redaksi : Nasruddin H Syahri Direktur Utama : Samsul Bahri Pimpinan Perusahaan: Pangestu Utomo Sekretaris Redaksi : Enalita, S.Kom Redaktur Kompartemen I: Rudi Redaktur Kompertemen II: Basyar Redaktur Kompartemen III: Enna Ombusmen : Kasdi Albasyiri, Tun Akhyar Penasehat Hukum : Yuherwan Lebonk, SH Tim Liputan Pekanbaru : Patrison, Tomo, Syamsul, Kampar : Ali Halawa, Rohil: Sunggul Manulang, Mustar M, Rohul: Sudirman, Bengkalis : Rudi PP, Meranti : Dicari, Siak: Darwis, Kuasing : Fauzi, Pelalawan : Basya, Juansyah Butarbutar, Nahar Efendi, Inhu : Setia Tampubolon, Inhil : Loly, Dumai : Eddy Liputan Nasional Kontributor Jakarta : Syahnoer, Jawa Timur: Much. Nurcholis [Ponorogo], Jambi : Inro Kisinger, Bengkulu : Dicari, Lampung: Dicari, Padang : Kartari, Syamsul, NTB : Lalu Sibawaeh, Pesisir Selatan : Folo FF, Sulawesi : Andi Hakim, Kalimantan : Rima Rachmawan, Bali : Made Ningsih, Riko, Bangka Belitung : Muchlis, Sumut : Hidayat, Medan : Dedi Tambun, Tebingtinggi : Alex Siahan, Siantar : Judika, Kepri : Edy Gunawan, Tanjung Pinang : Luhut, Solo : Marsono, Bandung : Ramlan. Kontributor Luar Negeri Thailand : Syarah Pink, Hongkong : Lian Sing, Timur Tengah : Ali Anafiah, Singapura : Madar Koto Wartawan/kontributor www.metroterkini.com dilengkapi surat keterangan dan ID Card dan namanya tercantun di box redaksi. Jika ada yang mengaku wartawan tanpa ID Card dan surat tugas dari redaksi silakan hubungan hotline: 085265681110